Laboratorium Keren Analis Kesehatan

Laboratorium Keren Analis Kesehatan

CheckUpMedia| Salah satu sekolah di Kudus tepatnya di SMK Duta Karya memiliki sebuah Laboratorium yang keren dengan alat-alat canggih serta memberikan kenyamanan bagi murid. Laboratorium keren ini digunakan oleh siswa-siswi, baik dari kelas X-XII. 

Dimana guru pengampu diantaranya ada Bu Wike, Bu Ami, Pak Yaqub, Bu Vivy, dan dengan Ibu Laboratorium yaitu Ibu Novi (khusus penjaga lab). Rabu (16/02/2023) pagi hari. Terdapat kelas yang sedang melaksanakan praktikum. Kegiatan praktikum yang dilakukan adalah pemeriksaan awal seperti di Rumah Sakit, yaitu cek darah disebut Flebotomi (proses pengambilan darah), kemudian dilakukan uji kadar kolesterol dicek menggunakan alat bernama spektrofotometer.

Kemudian, sebelum memasuki ruang laboratorium, ‘’Setiap siswa harus mengikuti peraturan yang berlaku, di antaranya: memakai APD lengkap, di mana standar basic APD yaitu, memakai jas lab, handscoon karena di dalam lab berkaitan dengan sampel infeksius, sepatu, dan masker” ucap Bu Wieke. 

 Pada Laboratorium keren ini juga memiliki beberapa aturan lain, di antaranya:

- Wajib mengikuti pretes sebelum praktik dimulai (maksimal nilai berada di atas 70). 

- Siswa tidak diijinkan mengikuti praktik apabila nilai pre-tes kurang dari 65.

- Siswa wajib membawa buku-buku yang sesuai dengan jadwal praktik. 

- Tas atau barang-barang siswa yang tidak diperlukan dalam pelaksanaan praktik diletakkan di belakang atau tempat yang disediakan laboratorium.

- Siswa tidak diperkenankan mengerjakan tugas mata pelajaran lain di dalam laboratorium.

- Siswa tidak diperkenankan membawa dan bermain HP di laboratorium.

- Siswa tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman.

- Siswa tidak diperkenankan meminjam/ membawa alat atau barang-barang milik laboratorium keluar ruangan tanpa seizin penanggung jawab laboratorium.

- Siswa wajib menjaga keamanan, ketertiban, kenyamanan, dan kebersihan laboratorium. 

- Setelah menggunakan laboratorium, peralatan harus bersih dan kembali seperti semula.

- Siswa yang tidak mengikuti praktik dengan alasan apapun wajib mencatat, melaporkan, dan meminta praktik susulan kepada guru yang bersangkutan atau tidak mendapat nilai sama sekali. 

- Jika siswa merusakkan alat laboratorium pada saat praktikum, maka wajib mengganti dengan alat yang dirusakkan. (Tetapi ada beberapa barang yang sifatnya tidak dapat dibeli secara eceran. Misal: Object Glass, harus membeli 1 pack. Oleh karena itu, siswa mengganti barang tersebut dengan membayar 50 ribu. 

Guru tidak bertanggung jawab dengan kekurangan nilai rapor atas kesalahan yang dilakukan siswa pada poin-poin di atas.

Selain itu, alat-alat yang biasa digunakan dalam laboratorium, di antaranya terdapat spektrofotometer, fotometer, water bath, mikropipet, mikroskop, dan lain-lain.

 Adapun materi yang diajarkan di dalam Laboratorium juga sangat banyak. Basic-nya meliputi: 

Hematologi; Mempelajari tentang darah. 

Seperti contoh, untuk menghitung jumlah eritrosit, trombosit, leukosit, serta jenis leukosit. Membutuhkan sempel darah kemudian dicek menggunakan mikroskop. Kemudian Mikrobiologi, terdiri dari : 

Parasitologi (mempelajari tentang parasit). Contohnya yaitu telur cacing dari feses. Ascaris Lumbricoides, Hymenolepis diminuta hidup pada usus manusia(kolon), Trichuris trichuira. Bakteriologi (mempelajari tentang bakteri dan penanaman bakteri). Contoh bakteri seperti Stabilococus, Streptococus, dan Rhizopus sp, jamur pada tempe. Terdapat juga mapel Kimia klinik

Pada mapel kimia klinik, dibagi menjadi 2, diantaranya terdapat praktek yang menggunakan sempel darah dan urine. Pada mapel ini, mempelajari tentang bagaimana cara mengecek asam urat, gula darah, dan kolesterol. pada saat melakukan uji koleserol, memerlukan sempel darah sebanyak 20µl kemudian ditambahkan reagen pada masing-masing botol (3 botol) sebanyak 1.000 µl dan ditambahkan indikator/ standar sebanyak 20 µl, Ada pula mapel Amami 

Mempelajari tentang Analisa makanan dan minuman. Contoh: amami titrasi. Terakhir terdapat mapel Histologi 

Mempelajari tentang jaringan tubuh pada manusia. Seperti jaringan otot, jaringan saraf, dan lain-lain. 


Laboratorium keren merupakan laboratorium yang mendorong siswa-siswi untuk lebih mengetahui tentang berbagai cara, apa saja yang bisa dilakukan dalam melakukan pengecekan. Baik dalam pengecekan diagnosa penyakit ataupun pengecekan lainnya. Sehingga membangun pola pikir siswa untuk berpikir kritis dan inovatif. AniyoFA